SUKABUMI | JAWA BARAT
SATELIT NUSANTARA | SNTV
Seni budaya pencak silat Cimande adalah salah satu warisan leluhur juga aliran pencak silat tertua di Bogor Jawa Barat yang di ciptakan oleh Abah Khaer sekitar abad ke -17 dan melahirkan berbagai perguruan silat di Indonesia bahkan sampai mancanegara.

Kegiatan pencak silat Padjajaran Cimande sekarang menjadi agenda kesenian dan kebudayaan di setiap sekolah menjadi sarana kegiatan ekstrakurikuler bagi para siswa-siswi yang berminat untuk mengikutinya,salah satu sekolah wilayah cabang Sukabumi MTs.Assaadah Cicurug yang turut serta dalam kegiatan silaturahmi Akbar Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Ke-56.

Kegiatan silaturahmi Akbar yang sekaligus ujian kenaikan tingkat sabuk ke-56 ini di hadiri dari berbagai wilayah dari mulai cabang Sukabumi, Cijeruk Bogor,Depok jakarta,cabang kota Tangerang sewilayah Jawa Barat,yang di hadiri sekitar 1076 peserta yang mengikuti acara tersebut selama Dua hari dan sekaligus pemberian penghargaan juga pergantian tingkat sabuk kepada para peserta yang memiliki kemampuan baik, acara di gelar di Yayasan pondok pesantren Attaqwa Desa Benda, kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu 28-12-2025.
H. Marwan selaku ketua juga sesepuh pencak silat Padjajaran Cimande menuturkan”Bahwa pencak silat Padjajaran Cimande ini didirikan oleh guru besar KiBagus Mochamad Djamhari, beliau yang senantiasa menjaga seni beladiri Padjajaran Cimande bisa berdiri sampai sekarang dan selalu mengutamakan adab kesopanan,dan ada beberapa pesan dari sesepuh guru pencak silat Padjajaran Cimande di antaranya :
– Silat bukan sekedar gerak tubuh, silat adalah adab.
– silat adalah untuk mengenang jasa seorang pendekar sejati,tahu bahwa setinggi apapun dia terbang,tanah tempat dia berpijak tetap guru yang mula-mula membuka lahan.
– Jangan sombong dengan ilmu,karena ilmu yang di berkati datang dengan hormat pada guru tunduk seperti padi,jangan tinggi seperti ilalang.
– ingat bambu yang tajam tidak boleh melawan besi yang setajam pisau.
-Semoga untuk kedepannya perguruan pencak silat Padjajaran Cimande bisa berkembang pesat dan lebih di minati oleh kalangan muda maupun orang tua apalagi diera serba modern sekarang ini,kita harus tetap menjaga dan melestarikan budaya pencak silat Padjajaran Cimande agar tidak hilang dengan
berkembangnya zaman apalagi dari kebudayaan kesenian tradisional Sunda,ungkapnya.
Reporter – Rahmat Efendi
www.satelitnusantara.com
















