banner 728x250
Berita  

Miris…!! Sembunyi di Rumah Juru Kunci Wonogiri, Kiai Cabul Pati Berhasil Ditangkap, Begini Kronologi Pelariannya

banner 120x600
Wonogiri | satelitnusantara.com
Detail terbaru terungkap dalam kasus pelarian Kiai Cabul Pati, Ashari, tersangka dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati.
Sebelum ditangkap polisi, tersangka diketahui sempat sembunyi di rumah seorang juru kunci petilasan di wilayah Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.
Dalam kronologi pengungkapan kasus ini, Ashari ternyata tidak bergerak sendirian selama menjadi buronan.
Ia diduga dibantu oleh sopir pribadinya yang setia mengantarnya berpindah-pindah tempat demi menghindari kejaran aparat kepolisian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, mengatakan tim Resmob Jatanras Polda Jateng berhasil melacak keberadaan tersangka pada Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.45 WIB.
“Tim berhasil mengamankan tersangka di rumah juru kunci di wilayah Purwantoro, Wonogiri,” ujarnya dikutip dari ANTARA.
Penangkapan tersebut sekaligus mengakhiri pelarian panjang Kiai Cabul Pati yang sebelumnya beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.
Polisi juga turut mengamankan sopir pribadi Ashari yang selama ini mendampinginya saat berpindah lokasi persembunyian.
Meski demikian, hingga kini kepolisian belum menjelaskan secara rinci status hukum sopir tersebut, apakah ikut terlibat membantu pelarian atau hanya menjalankan tugas sebagai pengemudi.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyebut langkah penangkapan dilakukan karena tersangka dinilai tidak kooperatif selama proses hukum berlangsung.
Sebelumnya, penyidik sempat mencoba pendekatan persuasif melalui pihak keluarga agar Ashari bersedia memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Dalam kronologi kasus ini, Ashari diketahui dua kali mangkir dari pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 April 2026.
Saat itu polisi belum melakukan penahanan sehingga memicu sorotan publik.
Belakangan, tersangka justru meninggalkan rumah dan memilih sembunyi di sejumlah lokasi sebelum akhirnya terlacak di Wonogiri.
Polda Jawa Tengah kemudian menerjunkan tim Jatanras untuk membantu Polresta Pati memburu keberadaan tersangka sejak Rabu (6/5/2026).
Kasus Kiai Cabul Pati ini menjadi perhatian luas masyarakat karena penanganannya dianggap berjalan lambat. Korban pertama kali melapor pada pertengahan 2024, namun perkembangan kasus dinilai minim hingga berbulan-bulan.
Pada September 2025, para korban kembali mendatangi Polresta Pati untuk mempertanyakan kelanjutan proses hukum.
Polisi baru meningkatkan penyelidikan secara intensif pada April 2026.
Belum ditahannya tersangka usai penetapan status hukum juga memicu kemarahan warga. Massa bahkan sempat mendatangi Ponpes Ndolo Kusumo pada Sabtu (2/5/2026).
Kuasa hukum salah satu korban, Ali Yusron, mengungkapkan jumlah korban dugaan pencabulan yang dilakukan Ashari diduga mencapai sekitar 50 santriwati.
Red
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *