MAJENANG | CILACAP
SATELIT NUSANTARA | SNTV
Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang pada Selasa (12/5/2026). Komisi yang membidangi urusan Kesejahteraan Rakyat ini turun ke lapangan guna menjalankan fungsi pengawasan serta merespons aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait pelayanan kesehatan di wilayah Cilacap bagian barat.

Sebagaimana diketahui, ruang lingkup tugas Komisi D mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kepemudaan, olahraga, kebudayaan, transmigrasi, hingga pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Fokus utama kali ini diarahkan langsung ke aspek pelayanan publik di bidang kesehatan.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cilacap, Nike Yunita, saat ditemui awak media di lokasi, menjelaskan bahwa kehadiran rombongan dewan merupakan amanah dan instruksi pimpinan DPRD untuk memastikan fasilitas kesehatan berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Kedatangan kami ke RSUD Majenang ini adalah dalam rangka peninjauan kerja atau PK. Kami telah menerima perintah dari Ketua DPRD Cilacap untuk melakukan peninjauan, menjalankan fungsi kontroling, sekaligus merespons apa yang disampaikan oleh masyarakat dan rekan-rekan. Maka dari itu kami turun langsung ke lapangan,” jelas Bu Nike Yunita.

Dari hasil pemeriksaan dan pengamatan di lokasi, tim Komisi D menemukan dua hal utama yang menjadi catatan penting dan perlu segera ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit. Pertama, kondisi gedung pelayanan farmasi yang dinilai kurang representatif, kurang memadai, dan belum menunjang kenyamanan pasien. Kedua, masih terjadinya antrean pengambilan obat yang cukup panjang dan memakan waktu lama bagi pasien.
Menanggapi temuan tersebut, Nike Yunita berharap manajemen RSUD Majenang segera bergerak melakukan pembenahan, baik dari segi fisik bangunan maupun sistem pelayanan.
“Kami berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan, serta perbaikan atau penataan ulang gedung farmasi yang saat ini dinilai kurang layak. RSUD Majenang adalah satu-satunya rujukan utama kesehatan di wilayah barat Cilacap. Kami berharap pihak rumah sakit benar-benar meningkatkan kinerjanya agar masyarakat, khususnya warga di Cilacap bagian barat, hak-hak mereka atas pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan nyaman dapat terakomodir sepenuhnya,” tandas Nike Yunita di akhir wawancara.
MANAJEMEN RSUD MAJENANG TANGGAPI: SEDANG EVALUASI DAN PEMBENAHAN
Sementara itu, menanggapi masukan dan harapan yang disampaikan Komisi D, pihak manajemen RSUD Majenang menyampaikan komitmennya untuk terus berbenah. Melalui keterangannya, pihak rumah sakit mengakui masih ada kekurangan dan tengah menyusun langkah strategis untuk perbaikan menyeluruh.
“Menanggapi harapan yang telah disampaikan, saat ini kami sedang mengupayakan berbagai langkah pembenahan menyeluruh. Mengenai kenyamanan pelayanan, kami berkomitmen sepenuhnya untuk memberikan yang terbaik. Saat ini kami sedang melakukan evaluasi mendalam agar prosedur yang dirasa rumit dapat disederhanakan, menjadi lebih cepat, dan lebih terbuka bagi masyarakat,” ungkap perwakilan manajemen RSUD Majenang.
Pihak rumah sakit juga memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar upaya perbaikan yang sedang dijalankan dapat berjalan lancar.
“Kami memohon doa restu serta dukungan dari seluruh masyarakat. RSUD Majenang akan terus berbenah agar dapat hadir sebagai tempat pelayanan kesehatan yang lebih profesional, terpercaya, dan pelayanannya lebih menyentuh hati pasien,” harap pihak RSUD Majenang.
Reporter : Darkam/Man’z
www.satelitnusantara.com
















